Tampilkan postingan dengan label Puteri Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puteri Indonesia. Tampilkan semua postingan

Jumat, 31 Januari 2014

Puteri Indonesia 2014



Elvira Devinamira (21) from Surabaya (East Java), was chosen Puteri Indonesia 2014 during the annual event held at the Plenary Hall of the Jakarta Convention Center on Wednesday, January 29th. Devinamira, who was crowned by reigning Miss Universe Gabriela Isler and reigning Puteri Indonesia Whulandary Herman,  will represent Indonesia during the Miss Universe 2014. (Global Beauties) 

Selasa, 28 Juni 2011

Reisa Kartikasari: Merawat Diri dengan Jamu



Jika Puteri Indonesia 2010, Nadine Alexandra Dewi Ames bersiap jelang Miss Universe 2011, lain lagi dengan dr Reisa Kartikasari, Runner Up Puteri Indonesia 2010. Perempuan kelahiran Malang, 24 Desember 1985 ini mempersiapkan diri menuju kontes kecantikan dunia, Miss International 2011.

Reisa akan menjalani karantina di bulan Oktober selama tiga minggu sebelum malam puncak penghargaan Miss International. Sambil menunggu bulan Oktober, selama di Indonesia, Reisa melanjutkan berbagai persiapan seperti public speaking, catwalk, perawatan tubuh, beauty class, hingga olah raga rutin dengan personal trainer. Persiapan yang sama juga dilakukan Nadine yang bersiap menuju Miss Universe.

Bedanya, selain perawatan dari luar, Reisa rutin meminum jamu racikan Mooryati Soedibyo.  “Ibu Mooryati memberikan jamu khusus lengkap dengan jadwal konsumsi yang berbeda setiap harinya. Jamu yang diminum pada Senin-Selasa,  berbeda dengan jamu yang dikonsumsi Rabu-Kamis. Begitu pun dengan jamu yang diminum setiap Jumat, Sabtu, dan Minggu, semuanya berbeda. Jamu-jamu ini harus rutin diminum," jelasnya kepada Kompas Female seusai acara Wisudan Santana di aula Sasono Wiwoho, Mangunsarkoro 69, Menteng, Jakarta, Minggu (26/6/2011) lalu.

Kebiasaan baru
Minum jamu dengan jadwal khusus dan jenis yang berbeda menjadi kebiasaan baru bagi Reisa. "Sebelum menjadi Puteri Indonesia, saya hanya minum vitamin untuk menjaga kesehatan tubuh dari dalam. Saya minum vitamin C dan vitamin E. Karena saya punya klinik, saya menggunakan produk-produk yang ada di klinik saya. Sekarang, untuk perawatan dari dalam, saya meminum jamu saja,” ungkap dokter umum lulusan Universitas Pelita Harapan tahun 2009 ini.

Pengalaman Reisa selama menjalani gelar Puteri Indonesia Lingkungan menjadi salah satu bekal dan nilai tambah menuju Miss International. Keterlibatannya di berbagai program lingkungan, diharapkan mampu membekali dirinya membawa nama Indonesia di ajang internasional.

Selama menjadi Puteri Indonesia Lingkungan 2010, Reisa juga terpilih sebagai Duta Energi Bersih pada Mei 2011 lalu. Duta Energi Bersih fokus pada program konversi energi bersih di Indonesia. Perempuan penggemar aksesoris ini juga aktif dalam kegiatan "Go Green" Club dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan "hijau" seperti penanaman seribu pohon dan pembangunan hutan mangrove.

Sc : KOMPAS 

Nadine Alexandra Dewi: Bekali Diri Menuju Miss Universe

Memenangkan kontes kecantikan tingkat nasional bukanlah akhir, melainkan awal dari perjuangan yang sesungguhnya. Serangkaian tugas dilakukan Puteri Indonesia selama satu tahun penuh. Puncaknya, Puteri Indonesia membawa nama Indonesia di ajang kontes kecantikan Internasional.

Nadine Alexandra Dewi Ames, puteri Indonesia 2010 mengatakan telah melakukan berbagai persiapan untuk mengikuti ajang Miss Universe September 2011. Nadine telah mengikuti berbagai kelas public speaking, general knowledge, beauty class, menjalani perawatan tubuh rutin, hingga olah raga dengan personal trainer.

Olah fisik

 “Saya punya personal trainer dua orang, untuk gym dan pilates. Keduanya sangat mengerti tubuh saya dan tahu saya harus melakukan apa untuk mendapatkan hasil yang terbaik,” ujar Nadine saat ditemui Kompas Female usai acara Wisudan Santana di aula Sasono Wiwoho,
Mangunsarkoro 69, Menteng, Jakarta, Minggu (26/6/2011) lalu.

Nadine mengaku tidak pernah serius melakukan olah raga seperti sekarang. “Dulu saya pernah main sepak bola dan basket, tapi hanya untuk senang-senang. Sejak umur 15 tahun saya lebih suka dance. Selama kuliah di Inggris saya ikut komunitas hip-hop di sana,” ungkap perempuan kelahiran 23 Mei 1991 ini.

Sejak menjalani peran sebagai Puteri Indonesia, perempuan yang gemar bacaan filsafat ini mengalami ketatnya menjaga bentuk tubuh dan asupan makanan. “Massa otot, berat lemak, sampai kadar kolesterol juga dihitung setiap kali bertemu personal trainer,” tambahnya.

Mengenal diri melalui public speaking
Sebagai salah satu cara mengasah kemampuan public speaking untuk ajang Miss Universe, Nadine mengaku belajar melalui video dari para mantan puteri Indonesia yang mengikuti ajang internasional.

“Mungkin mereka pernah berbuat salah, namun kita tidak punya hak untuk menghakimi mereka karena kita juga belum pernah berada di posisi mereka kan? Semua itu terjadi di luar dugaan
karena keadannya sangat kompleks. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di atas panggung,” jelasnya.

Nadine berharap bisa belajar banyak dari video-video yang dipelajarinya. Kalaupun nantinya membuat kesalahan, ia berharap dapat cepat menenangkan diri dan menjadikan semuanya pelajaran.

“Kami diberi bekal untuk belajar di ruangan kecil dulu, di ruang lingkup yang kecil. Saya akan memutar ulang dan melihat semua video saya saat karantina di Indonesia agar saya tahu kesalahan saya dan bisa segera mengubahnya saat berangkat ke luar negeri nanti,” ujar perempuan  berdarah Inggris-Solo ini.

Mengenai kemampuan berbahasa Inggris, putri bungsu dari pasangan suami-istri beda Negara ini merasa percaya diri. Kemampuan yang lahir alami ini justru menjadi modal baginya dalam berkomunikasi di kompetisi kecantikan dunia tersebut.

”Saya sudah menguasai bahasa Inggris sejak kecil, sehingga itu jadi modal saya untuk berlaga di ajang Miss Universe. Panitia memang mengizinkan untuk menggunakan bahasa negara masing-masing, tapi saya akan tetap menggunakan bahasa Inggris sebagai nilai tambah,” ujar perempuan berpostur 170 cm ini

Sc : KOMPAS